Maaf saya tidak dapat menemukan judul yang tepatuntuk untaian kalimat yang hendak saya tulis hari-hariku dipenuhi oleh suara-suara tak bergetar seperti kemarin ....getaran itu semakin lama semakin sayup...
perlahan getaran itu melemah dan berhentiseperti denyut nadi anak-anak ingusantak terdengar mereka oleh gesekan anginJika demokrasi adalah judul terindah bagi suatu bangsamaka bangsaku hendak menggunakannya pulamereka mengorbankan jiwa dengan sukarela atau dengan pesanmereka sama-sama berdarah dan bahkan hilang oleh dahaga tanahaliran sari-sari makanan kebebasan tak pernah sampaitersebar ke seluruh tubuhberhenti mereka di antara lembaran-lembaran kertas berstempel
Maaf jika hidupku adalah demokrasinampaknya ia tak punya judul lagikadang saya merasa sangat berharga dan ingin hidupseperti jiwa Chairil Anwarnamun kadang saya menemukan ketidak bernilaian yang mendorongku untuk mengakhiri hidupthe object of my affection telah mati bersama judul tulisan-tulisan tentang demokrasi yang semakin kabur